Garis Kejut atau pita pengatur kecepatan kembali diperbarui catnya oleh petugas dinas perhubungan di sepanjang jalan depan kawasan lingkungan sekolah. Pembaruan markah jalan ini bertujuan untuk meningkatkan kewaspadaan para pengemudi kendaraan agar memperlambat laju kendaraan saat melintasi area rawan anak sekolah. Warna kuning dan putih yang mencolok pada markah jalan tersebut sengaja dipilih agar mudah terlihat oleh para pengguna jalan dari jarak jauh. Langkah teknis ini diambil guna menekan angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan para pelajar saat menyeberang jalan.
Proses pengecatan dilakukan pada malam hari hingga dini hari untuk menghindari timbulnya kemacetan arus lalu lintas kendaraan di siang hari yang padat. Petugas menggunakan bahan cat khusus yang tahan terhadap gesekan ban kendaraan serta memiliki daya pemantul cahaya yang sangat baik di malam hari. Selain membuat markah pereda kecepatan, petugas juga memperjelas garis penyeberangan pejalan kaki atau zebra cross di area depan gerbang sekolah tersebut. Seluruh fasilitas keselamatan jalan ini diperbaiki demi memberikan perlindungan maksimal bagi generasi muda penyenang ilmu.
Kepala dinas perhubungan setempat menyampaikan bahwa keselamatan anak-anak sekolah saat berangkat dan pulang sekolah menjadi prioritas utama penataan lalu lintas daerah. Banyak pengemudi kendaraan yang sering kali melaju dengan kecepatan tinggi tanpa memperhatikan keberadaan anak-anak yang hendak menyeberang jalan di zona aman. Kehadiran markah pereda kecepatan ini diharapkan mampu memaksa pengemudi untuk menurunkan laju kecepatan kendaraan mereka secara signifikan di kawasan sekolah. Pengawasan di lapangan akan terus dilakukan guna memastikan fungsi marka berjalan efektif.
Pihak sekolah dan para orang tua murid menyambut hangat dan menyampaikan rasa terima kasih atas respons cepat dinas perhubungan dalam membenahi fasilitas keselamatan ini. Kehadiran markah jalan yang jelas dan rapi memberikan rasa tenang dan aman bagi para orang tua saat melepas anak-anak mereka bersekolah. Petugas dinas perhubungan bersama polisi cilik sekolah juga disiagakan pada jam-jam sibuk untuk membantu proses penyeberangan para siswa secara aman. Kerjasama lintas instansi ini terbukti efektif menciptakan ketertiban di lingkungan pendidikan.
Pemasangan dan pengecatan ulang garis kejut di area zona selamat sekolah ini menjadi komitmen nyata Dishub Aceh Barat dalam mewujudkan lalu lintas yang ramah anak. Para pengguna jalan diimbau untuk senantiasa mematuhi markah dan rambu lalu lintas yang ada demi keselamatan bersama di jalan raya. Jangan pernah memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di area lingkungan persekolahan dan pemukiman warga yang padat. Mari kita utamakan keselamatan dan kehati-hatian dalam berkendara demi melindungi anak-anak kita.